RSS

PUISI RINDHA JULIA

22 Mar

Oleh Rindha Julia

TEMAN

Arti teman …..

Bukan sekedar hiasan hidup belaka

Teman sebagai pelipur lara di kala gundah

Mencari teman ….

Bukan seperti mencari buah di pohon

Buah yang nampak bagus segera dipetik dan dibawa pulang

Sedangkan buah yang dimakan ulat ditinggalkan begitu saja

Begitu pula mencari teman

Seseorang yang terlihat sempurna mungkin bisa menjadi teman

Tapi,

apakah kita telah menengok pada si Buruk Rupa ???

Dia terdiam sendiri tiada teman

Apakah seperti itu mencari teman ?

Bagus paras dan rupa terkadang hanya menjadi topeng

Topeng bagi orang-orang yang palsu

Topeng bagi orang-orang yang hanya mengumbar janji manis

Sesekali,

Cobalah tengok si Buruk rupa,

Walau dia Buruk Rupa, tapi hatinya seputih salju

Dia tidak iri

Dia tidak marah ketika ada orang yang menghina,

Dia bersyukur kepada Tuhan

Itulah hal yang paling utama

Kini, keputusan ada di tangan kita

Menentukan baik-dan buruknya teman

Sesungguhnya bukan dari paras,

Tetapi dari hati

PERSAHABATAN

Lilin persahabatan selalu berpendar menerangi jagad raya

Bagaikan kunang-kunang yang berterbangan di malam hari menghiasi langit kelam

Kekayaan jiwa seorang sahabat tuk berbagi cerita, baik suka maupun duka

Memberi semangat tuk selalu maju menggapai cita dan cinta

Bila satu sinar meredup,

Mungkin masih banyak secercah sinar yang terang

Bila sahabat jatuh tersungkur,

Masih ada insan tempat bertutur cerita

Dunia sepi tanpa persahabatan

Maka hiasilah dunia ini dengan keceriaan seorang sahabat

RINDU DI KALBU

Merona kedua pipi ini tersipu

Di kala ku ingat senyum manismu

Terasa damai di relung kalbu

Bagai setetes embun sejukkan jiwaku

Memberi semangat baru tuk menggapai sgala anganku

Oh, Sang pujaan hatiku

Lama tak jumpa hatiku rindu

Bayang-bayangmu merasuki ruang kosong di hatiku

Tak kan lenyap disapu oleh angin dan debu

Slalu terpatri dalam tulusnya cintaku

Senandung Nada Cintaku

Sekian lama melodi cintaku tak pernah mengalun

Simfoni cintaku pun enggan bernyanyi

Piano hati tak lagi mengeluarkan bunyi-bunyi yang indah

Gitar jiwa pun tak lagi berirama ceria

Ku coba menabuh genderang cinta

Tapi apa yang aku dapat ???

Genderang murung mengandung nestapa

Ku mulai berfikir sejenak tentang keselarasan nada

Apakah aku mampu menari,

Bila senandung nada cintaku mulai tak bergeming

Meninggalkan sajak-sajak lagu yang hanya untuk dikenang

Tanpa ada niat tuk menata kembali harmoni yang telah hilang

Segala daya upaya kulakukan tuk bangkitkan gelora nada

Termasuk menyatukan not-not balok yang tak beraturan

Hingga terajut lagu indah yang penuh makna

POTRET KEHIDUPAN

Aku tak mau menjadi pemenang,

Apabila masih ada yang kalah dan menangis penuh iba

Aku tak mau jadi jutawan,

Apabila masih ada jerit tangis orang yang kelaparan

Aku tak mau jadi hakim,

Apabila masih ada makelar kasus yang memutarbalikkan fakta

Aku tak mau menjadi pejabat,

Apabila masih ada jelmaan tikus putih yang mencuri uang negara

Aku tidak mau menjadi pelukis,

Apabila masih ada gambar pilu rakyat jelata yang penuh sengsara

Aku tidak mau menjadi dokter,

Apabila masih ada praktek-praktek illegal tak bermoral

Aku tak mau menjadi presiden,

Apabila masih ada kesenjangan sosial antara si miskin dan si kaya

Lalu,

Aku ingin jadi apa ???

Aku ingin menjadi guru,

Mengemban tugas mulia mencerdaskan anak bangsa

Mendidik semua orang agar berwawasan dan bermoral

Hingga kesejahteraan tak hanya angan belaka

EETERNITY OF LOVE

Every time I see your face

There is a strange feeling

Everyday became stronger

I don’t know why

Am I falling in love?

Yes, no doubt in my heart

I know that I love you

Everyday I always thinking about you

No matter where I am

Only you in my mind

No one can replace it

Autumn is beginning

Leaves fall down

But my love for you never falling down

Always fresh like flowers in the garden

The sky still blue,

And I’m here still waiting you

I always gonna be your secret admirer

I confused how to start it

I can’t express my feeling

But, you can see my eyes

My eyes never lie

My eyes will talk so much about my feeling

Believe in me

Time never change my love

I believe you can make me happy

Let’s built our love kingdom

Now and forever

Eternity of love between you and me

TAK SEKEDAR HARAP

Wahai cinta,

Aku masih di sini

Masih selalu menanti

Berharap segera datang

Menepis segala kerinduan

Hapuskan segala kehampaan

Memberi angin kesejukan pada jiwa

Sehingga hati tak lagi dilanda gersang

IBARAT POHON

Tanpa disadari ,
ranting pohon patah
begitu rapuh
meski angin menyapa dengan ramah
Daun-daun pun jatuh berguguran
kali ini bukan karena rapuh ,
atau karena angin yang tak bersahabat ,
terlebih ,,,
karena daun-daun itu telah lapuk dimakan waktu
daun-daun itu telah berhasil menjalankan kewajibannya
memberikan pengabdian tiada batas
kepada penghuni alam semesta
tanpa pamrih,
tanpa pengharapan….

Kini ,
tiba waktunya daun-daun itu kembali bersambut

ke tanah yang basah

PAGI

Pagi,

Segar, sejuk, memberi sejuta inspirasi

Memberi warna dalam sentuhan lembut karyaku

Karya yang cukup sederhana namun penuh makna tersembunyi

Selalu ada imajinasi kisah dramatis yang mengilhami tulisanku

Menyibak kisah-kisah yang semu seolah-olah jadi nyata

Pagi,

Daun-daun masih basah oleh embun semalam

Udara dingin menjadi tak berarti

Ketika jari-jari lentikku mencipta padu padan kata yang penuh melodi berirama

Tak ada parasit atau gulma yang membuyarkan setiap fikiran,

Tanpa asap dan polusi yang membuat fikiranku dangkal

Menawan hati untuk berkreasi memainkan kata menjadi bait puisi yang indah

RAKSASA

Raksasa-raksasa jalanan memusingkan
bising terdengar di antar hiruk pikuk suara
seakan ramai dalam diam
barisan pun tak beraturan

Raksasa-raksasa jalanan menjemukan
melihat dataran tandus tanpa dedaunan
tiada warna yang menyemarakkan
hingga jauh dari kesan keindahan

Raksasa-raksasan jalanan menyebalkan
menunggu tiada berkesudahan
walaupun penah telah bergelayutan
membuat syaraf tak berbenah

Raksasa-raksasa jalanan berhasil melancarkan serangan
Raksasa-raksasa jalanan merasa menang
mempengaruhi pemikiran orang-orang
mengusik ketenangan

SENYUMAN ITU

Senyuman itu …
membuka kisah lama yang pernah terangkai
merajut kembali pesona yang telah pudar
berdendang syahdu di antara kabut biru di hatiku

Senyuman itu …
penuh dengan madu-madu cinta
madu-madu cinta yang siap kuteguk manisnya
hingga sang kumbang pun akan iri ketika melihatnya

Senyuman itu …
lama tak kulihat ,
kini kembali di saat yang tak terduga
di saat aku menemukan senyuman yang lain

Senyuman itu …
datang dan pergi begitu saja
merona pipi ini dibuatnya
tertarik, terpikat, terpesona
oleh senyuman hangat yang terpancar

 
Leave a comment

Posted by on March 22, 2012 in Puisi

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: